Sopir Truk Probolinggo Puji Pelayanan UPTD KIR Banyuwangi

Sopir Truk Probolinggo Puji Pelayanan UPTD KIR Banyuwangi

Banyuwangi.mediabangsa.net// Kesadaran para pelaku usaha angkutan barang terhadap keselamatan berkendara terus meningkat. Hal ini terlihat di Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pengujian Kendaraan Bermotor (KIR) Kabupaten Banyuwangi. Salah satu apresiasi datang langsung dari Suratmo, seorang sopir truk Fuso asal Probolinggo yang melakukan uji berkala pada Jumat, 22 Mei 2026.

 

Suratmo mengaku sangat puas dengan transparansi dan kenyamanan pelayanan yang diberikan oleh petugas kantor KIR Banyuwangi. Ia menegaskan bahwa seluruh proses pengujian kendaraan, baik skala besar maupun kecil, kini sama sekali tidak dipungut biaya alias gratis.

 

"Pelayanannya luar biasa dan sama sekali tidak mempersulit masyarakat yang ingin menunaikan kewajibannya. Prosesnya jauh lebih cepat dan nyaman jika kita langsung mengurusnya sendiri ke dalam kantor, daripada harus melalui calo, makelar, atau biro jasa," ujar Suratmo.

 

Sebagai sopir yang menempuh perjalanan jauh, Suratmo menyadari betul bahwa uji KIR sangat wajib demi memastikan keselamatan kendaraan di jalan raya. Oleh karena itu, ia mengimbau rekan-rekan sesama profesi sopir di luar sana untuk tidak ragu datang langsung dan mengurus uji berkala tanpa perantara.

Demi mendapatkan pelayanan terbaik, Suratmo menceritakan bahwa dirinya sudah tiba dari Probolinggo dan memarkirkan truk Fusonya di halaman kantor KIR Banyuwangi sejak pukul 05.30 WIB. Ia baru dapat menyelesaikan seluruh proses dan pulang pada pukul 12.14 WIB.

 

Waktu tunggu yang agak lama tersebut dikarenakan adanya perbaikan atau pemeliharaan sistem pada hari itu, sehingga proses pencetakan kartu/bukti KIR sempat mengalami keterlambatan. Meski demikian, Suratmo tetap mengapresiasi penanganan sigap dari para petugas internal kantor KIR yang tetap memberikan pelayanan dengan ramah dan profesional.

 

Melalui pengalaman positif ini, diharapkan masyarakat dan para pemilik armada angkutan semakin termotivasi untuk melakukan uji KIR secara mandiri, memanfaatkan fasilitas gratis yang disediakan pemerintah, serta bersama-sama menolak praktik percaloan demi keselamatan berkendara yang lebih baik.

 

Reporter : idam