Polresta Banyuwangi Selesaikan 1.281 Perkara, Kecelakaan Lalu Lintas Turun 13,55 Persen sepanjang 2025
Banyuwangi.mediabangsa.net// Polresta Banyuwangi Polda Jawa Timur berhasil menyelesaikan 1.281 perkara dari total 1.433 laporan polisi yang masuk sepanjang 2025. Angka ini menunjukkan tingkat penyelesaian mencapai sekitar 89,4 persen.
Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Dr Rama Samtama Putra menyatakan, jumlah laporan polisi meningkat sekitar 16 persen dibandingkan tahun 2024. "Peningkatan ini mencerminkan tumbuhnya kepercayaan masyarakat terhadap Polri," katanya saat dihubungi di Banyuwangi, Jumat (2/1/2026).
Menurutnya, Polresta Banyuwangi berupaya menangani setiap perkara secara profesional, transparan, dan berkeadilan. Penyelesaian dilakukan melalui berbagai mekanisme, yakni restorative justice sebanyak 260 perkara, penyidikan 610 perkara, serta pelimpahan tahap II sebanyak 355 perkara.
Lima jenis tindak pidana paling dominan yang ditangani adalah penganiayaan, pencurian biasa, penipuan, pencurian dengan pemberatan, serta penggelapan. Khusus perkara penipuan, tingkat penyelesaian mencapai 98 persen.
Pemberantasan Narkoba Naik 30 Persen
Di bidang pemberantasan narkotika, Polresta Banyuwangi mencatat pengungkapan kasus naik 30 persen, dari 117 kasus pada 2024 menjadi 158 kasus di 2025. Jumlah tersangka juga meningkat dari 128 orang menjadi 191 orang, dengan mayoritas berperan sebagai pengedar.
Barang bukti yang diamankan meliputi sabu seberat 7.946 gram, 4.893,5 butir ekstasi, serta 208.257 butir obat keras berbahaya. "Capaian ini menunjukkan konsistensi aparat dalam memutus mata rantai peredaran narkotika," ujar Kapolresta.
Penegakan Ketertiban dan Lalu Lintas
Satuan Samapta Polresta Banyuwangi berhasil mengamankan 17.815 botol minuman keras (miras) ilegal dan menetapkan 41 tersangka dalam penanganan tindak pidana ringan (tipiring) peredaran miras. Atas prestasi ini, Polresta Banyuwangi menduduki peringkat pertama di Polda Jawa Timur untuk pengungkapan tipiring.
Sementara di sektor lalu lintas, jumlah kecelakaan turun 13,55 persen menjadi 970 kejadian dari 1.122 kejadian pada 2024. Korban jiwa juga menurun 17,72 persen, dari 254 orang menjadi 209 orang. Penurunan ini hasilkan dari peningkatan upaya preventif, edukasi keselamatan berkendara, dan penegakan hukum yang konsisten.
Sepanjang 2025, Polresta Banyuwangi juga menangani kasus menonjol seperti pembunuhan viral di media sosial, penipuan berkedok profesi, pencurian telur penyu, serta kejahatan terhadap anak dan warga negara asing.
Reporter : Ahmad Idam
#MajuDanModern
#MenujuPelayananKelasDunia
#indonesia
#prabowo
#presidenindonesia
#infonasional
#infoindonesia
#infoupdate
#informasiterkini
#mediabangsa
#indikatornasional
#suararakyatnasiona
