Dinas Perikanan Banyuwangi Dukung Ketahanan Pangan Nasional Berbasis Perikanan
Banyuwangi.mediabangsa.net// Dinas Perikanan Kabupaten Banyuwangi menegaskan komitmen strategisnya dalam memperkuat ketahanan pangan berbasis komoditas perairan serta mengoptimalkan pembangunan sumber daya manusia melalui penguatan implementasi Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (GEMARIKAN). Melalui sinergi bersama legislatif, Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), H. Sumail. Rabu, (28/10/2026).
?Langkah strategis ini didasari oleh urgensi integrasi rantai pasok perikanan komprehensif, mulai dari sektor hulu (perikanan tangkap dan budidaya perairan darat/tambak), sektor pengolahan (UMKM), hingga hilirisasi konsumsi rumah tangga. Berdasarkan data empiris tahun 2024, volume produksi perikanan di Kabupaten Banyuwangi mencatatkan angka impresif mencapai kurang lebih 97.000 ton, yang merefleksikan kapasitas produktivitas daerah yang signifikan dalam menopang suplai protein hewani regional maupun nasional.
?Dinas Perikanan mencatat tren positif dalam indikator Angka Konsumsi Ikan (AKI) masyarakat setempat. Tingkat konsumsi ikan per kapita mengalami eskalasi signifikan dari 36,63 kilogram per kapita per tahun pada tahun 2020, melonjak hingga mencapai sekitar 70 kilogram per kapita per tahun pada tahun 2024. Kendati capaian ini melampaui rata-rata nasional, Dinas Perikanan memandang capaian tersebut sebagai milestone transisional, merujuk pada standar perbandingan global Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO) di mana beberapa negara maritim terkemuka mencatatkan konsumsi di kisaran 37,8 hingga 91,6 kilogram per kapita per tahun.
?Dalam perspektif ekonomi makro dan kesehatan publik, Dinas Perikanan memandang pelaksanaan GEMARIKAN tidak sekadar sebagai kampanye nutrisi temporal, melainkan instrumen kebijakan multidimensional yang mencakup tiga pilar utama:
?Investasi Kesehatan dan Kognitif: Optimalisasi asupan asam lemak omega-3, protein bermutu tinggi, dan mikronutrien esensial guna pencegahan stunting serta akselerasi pembangunan kualitas kognitif generasi muda Banyuwangi.
?Ketahanan Pangan Regional: Pemanfaatan sumber daya perikanan lokal secara berkelanjutan (sustainable fisheries) untuk menjamin ketersediaan pangan yang aman dan terjangkau.
?Stimulasi Ekonomi Kerakyatan: Penguatan ekosistem ekonomi lokal melalui prinsip buy local, consume local, yang secara langsung berdampak pada stabilitas pendapatan nelayan, pembudidaya ikan, pelaku UMKM pengolahan hasil perikanan, serta rantai distribusi pasar.
?Dinas Perikanan Kabupaten Banyuwangi bertekad mentransformasikan GEMARIKAN dari sekadar program seremonial menjadi cultural habit (budaya kolektif) yang terintegrasi hingga level mikro, yakni unit keluarga di perdesaan.
?Transformasi ini dirumuskan dalam kerangka operasional strategis: "Dari laut dan kolam, masuk ke dapur; dari dapur, masuk ke meja makan; dari meja makan, lahir generasi Banyuwangi yang sehat dan kuat." Inisiatif ini sekaligus mempertegas posisi Banyuwangi sebagai salah satu pusat pertumbuhan sektor perikanan nasional yang berdaya saing, sejalan dengan tagline.
"GEMARIKAN. Ikannya Dimakan, Sehatnya Didapat, Nelayannya Sejahtera, Banyuwangi Makin Kuat!"
Reporter: Ahmad Idam
