FPANN Bersama Insan Pers Peringati HAKORDIA 2025 Teguhkan Komitmen Anti Korupsi Sambut Tahun Baru 2026
Bondowoso.mediabangsa.net// 31 Desember 2025 Forum Pegiat Adinegara Nusantara (FPANN) bersama sejumlah insan pers nasional dan daerah, termasuk Media Kabarnusa24.com, Media Temporatur.com, dan Mediabangsa Nusantara, menggelar peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (HAKORDIA) tahun 2025 yang dirangkaikan dengan doa bersama dan pembacaan Sholawat Nariyah dalam rangka menyambut pergantian Tahun Baru 2026.
Kegiatan yang dilaksanakan di Bondowoso ini menjadi momentum penting untuk meneguhkan komitmen kolektif dalam memerangi praktik korupsi yang dinilai masih menjadi hambatan utama kemajuan bangsa, khususnya di Indonesia.
Komitmen anti-korupsi ini disampaikan secara tegas oleh para tokoh yang hadir, antara lain Direktur Eksekutif FPANN Pusat, Moh. Hasan, S.H.; Direktur Komisaris Media Kabarnusa24.com, Suhaeb Rizal, M.; Pimpinan Redaksi Mediabangsa Nusantara, Sumantri Rio Utomo, S.M.; Ketua LPHI Bondowoso, Supriadi, S.H., M.H.; Pimpinan Redaksi Media Temporatur.com, Suryo Sudharmo; serta Kepala Perwakilan Wilayah Provinsi Jawa Timur, Ilyas Ilham.
Dalam pernyataannya, Moh. Hasan, S.H. menegaskan bahwa korupsi merupakan kejahatan luar biasa yang harus dilawan secara kolektif dan berkelanjutan.
“Korupsi adalah musuh bersama. Tidak cukup hanya slogan, tetapi harus dibarengi dengan tindakan nyata, integritas, serta keberanian untuk bersikap jujur dan transparan,” tegasnya.
Sementara itu, Pimpinan Redaksi Mediabangsa Nusantara, Sumantri Rio Utomo, S.M., menekankan peran strategis media dalam mengawal agenda pemberantasan korupsi.
“Pers memiliki tanggung jawab moral untuk menjadi garda terdepan dalam mengungkap praktik korupsi, menyuarakan kebenaran, serta mengedukasi masyarakat agar tidak permisif terhadap penyimpangan,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa peringatan HAKORDIA harus menjadi refleksi bersama agar insan pers tetap independen, profesional, dan berpihak pada kepentingan publik.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Perwakilan Wilayah Provinsi Jawa Timur, Ilyas Ilham, menyampaikan pesan tegas mengenai dampak korupsi terhadap kemajuan bangsa.
“Selama korupsi masih tumbuh subur, jangan berharap Indonesia akan benar-benar maju. Karena itu, mari kita jujur dalam bertugas dan bersih dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” tegas Ilyas Ilham, mengingatkan bahwa hasil dari praktik korupsi tidak hanya merugikan negara, tetapi juga membawa dampak sosial dan moral yang berkepanjangan.
Kegiatan HAKORDIA ini turut dihadiri oleh Pengasuh Pondok Pesantren Al-Azis, Lora Abd. Wahab, tokoh pemuda, tokoh masyarakat, lintas LSM, wartawan, serta para koordinator kecamatan (Korcam).
Sebagai penutup rangkaian acara, dilakukan pembacaan Sholawat Nariyah bersama para kiai, santri, dan masyarakat. Hal ini merupakan bentuk ikhtiar spiritual agar bangsa Indonesia dijauhkan dari praktik korupsi serta diberikan keberkahan dan keselamatan dalam menyongsong Tahun 2026.
“Melalui doa dan sholawat ini, kami berharap pergantian tahun membawa semangat baru: Indonesia yang lebih bersih, lebih jujur, dan semakin maju,” pungkas Ilyas Ilham.
Reporter : Idam
