Dinas Perikanan Banyuwangi Dorong Nelayan Jadi Penjaga Ekosistem Laut

Dinas Perikanan Banyuwangi Dorong Nelayan Jadi Penjaga Ekosistem Laut

Banyuwangi.mediabangsa.net// Dinas Perikanan Kabupaten Banyuwangi menegaskan komitmennya memperkuat peran nelayan tidak hanya sebagai pelaku produksi perikanan, tetapi juga sebagai bagian dari upaya menjaga kelestarian ekosistem pesisir dan laut. Komitmen itu disampaikan Kepala Dinas Perikanan Banyuwangi, Suryono Bintang Samudra, dalam kegiatan konsolidasi dan silaturahmi bersama Kelompok Usaha Bersama (KUB) dan Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas). Selasa, (21/04/2026).

Suryono mengatakan, nelayan memiliki posisi penting dalam ketahanan pangan dan ekonomi daerah. Menurut dia, peran tersebut juga mencakup pencegahan praktik penangkapan ikan yang merusak lingkungan, dukungan terhadap rehabilitasi terumbu karang dan mangrove, serta perlindungan biota laut yang dilindungi. 

“Saudara-saudara bukan sekadar pencari ikan, melainkan mata dan telinga negara melalui Pokmaswas,” ujarnya. Ia menilai keterlibatan masyarakat pesisir penting dalam pengelolaan sumber daya laut berbasis komunitas. 

Pemerintah daerah juga mendorong penerapan program bersih laut melalui semangat ASRI, termasuk Fishing for Litter, yakni praktik nelayan mengumpulkan sampah dari laut saat melaut. Menurut Suryono, lingkungan pesisir yang bersih dapat memberi dampak ekonomi bagi masyarakat, termasuk melalui sektor wisata. 

Dinas Perikanan Banyuwangi juga mengingatkan nelayan untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi perubahan cuaca dan anomali iklim pada periode April hingga Oktober. Nelayan diminta memanfaatkan informasi cuaca dan teknologi navigasi, serta mengutamakan keselamatan saat melaut dengan alat tangkap yang selektif dan ramah lingkungan. 

Terkait BBM bersubsidi, Suryono menegaskan bahwa bantuan itu harus dimanfaatkan secara tepat sasaran dan transparan agar tetap mendukung daya saing nelayan kecil. Ia juga mengajak nelayan memperkuat gotong royong dan solidaritas antarkelompok agar pengelolaan sektor perikanan lebih berkelanjutan. 

Semangat “Laut Kita, Tanggung Jawab Kita” menjadi penutup agenda tersebut, dengan harapan nelayan Banyuwangi semakin produktif, peduli lingkungan, dan berdaya saing.  (Ahmad Idam)