Cegah Konflik, Ahmad Idam Serukan Literasi Media dan Kerja Sama Antar-Pihak

Cegah Konflik, Ahmad Idam Serukan Literasi Media dan Kerja Sama Antar-Pihak

Banyuwangi.mediabangsa.net// Ahmad Idam Khalid, Wakil Pimpinan Redaksi Media Indonesia Network dan Mediabangsa, mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi dan terus mempererat persatuan bangsa.

 

Dalam keterangan resmi yang disampaikan Jumat (19/06/2026), Ahmad Idam menekankan pentingnya sikap kritis dan verifikasi sebelum menyebarkan berita di era informasi cepat. “Di tengah situasi politik saat ini yang ramai dibicarakan, mari lebih bijak: verifikasi kembali informasi yang didapat dan jangan mau dipecah-belah. Mari jaga dan pererat persatuan dan kesatuan,” katanya.

 

Ahmad Idam memperingatkan bahwa arus informasi dari sumber yang tidak jelas berpotensi memecah belah masyarakat dan memicu konflik horizontal. Ia meminta masyarakat memeriksa kebenaran informasi melalui sumber resmi, menahan diri untuk tidak menyebarkan kabar yang belum dikonfirmasi, serta melaporkan konten yang diduga hoaks kepada aparat berwenang atau platform terkait.

 

“Sebagai insan pers dan warga negara, kita punya tanggung jawab moral untuk menjaga ketenangan publik. Verifikasi sederhana — cek sumber, lihat tanggal, periksa foto atau video — bisa mencegah dampak besar,” ujarnya.

 

Khalid juga menegaskan kewajiban media untuk melakukan peliputan yang akurat, seimbang, dan bertanggung jawab. Ia menyerukan kolaborasi antara media, tokoh masyarakat, aparat keamanan, dan organisasi masyarakat sipil untuk memperkuat nilai-nilai kebangsaan serta meredam potensi konflik akibat informasi menyesatkan.

 

Pernyataan tersebut mendapat respons positif dari sejumlah tokoh lokal dan pembaca yang menyambut seruan peningkatan literasi media serta tanggung jawab dalam berbagi informasi.

 

Sebagai penutup, Ahmad Idam kembali mengajak semua pihak menjaga keharmonisan sosial. “Bangsa ini besar karena persatuan; jangan biarkan informasi tak jelas memecah kita,” tutupnya.

 

(Tim Redaksi)